Posts

Baru Sekitar 8 Hari, Rumpon Dasar Mini Berhasil "Menghadirkan" Baramundi Raksasa 11 Kilogram di Kolam Labuh Bentenge

Image
Strike Baramundi (Sumber: akun Arman Fadil) Bulukumba – Inovasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui pemasangan rumpon dasar mini di Kolam Labuh Bentenge mulai menunjukkan sinyal positif. Baru sekitar 8 hari sejak rumpon dasar mini diturunkan, seorang angler berhasil mendaratkan seekor ikan baramundi (kakap putih) dengan bobot diperkirakan mencapai 11 kilogram di kawasan kolam labuh. Keberhasilan tersebut menjadi perbincangan di kalangan pemancing karena ukuran ikan yang diperoleh tergolong sangat besar untuk ditangkap di kawasan dekat pantai. Selama ini, berdasarkan perilaku alami ikan, individu berukuran besar umumnya lebih banyak dijumpai pada perairan yang lebih dalam, sedangkan kawasan pesisir lebih didominasi ikan-ikan kecil dan juvenil. Fenomena ini menjadi semakin menarik karena terjadi hanya sekitar delapan hari setelah Pemerintah Kabupaten Bulukumba menenggelamkan rumpon dasar mini sebagai habitat buatan di dasar Kolam Labuh Bentenge. Informasi dari akun Facebook A...

Rumpon Dasar Mini Hadir di Kolam Labuh Bentenge, Saat Hobi Memancing Menjadi Penggerak Ekonomi dan Pemulihan Ekosistem Laut

Image
Kadis Perikanan Bulukumba Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Perikanan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kali ini, inovasi tersebut diwujudkan melalui penurunan rumpon dasar mini di kawasan Kolam Labuh Bentenge, sebuah habitat buatan yang dirancang bukan hanya untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan, tetapi juga membangun ekosistem laut yang sehat dan berkelanjutan. Berbeda dengan rumpon konvensional yang hanya berfungsi sebagai alat pengumpul ikan, rumpon dasar mini ini didesain sebagai rumah ikan (fish shelter) yang memiliki fungsi ekologis lengkap, yakni sebagai tempat berlindung (shelter), tempat bermain dan pembesaran (nursery ground), tempat mencari makan (feeding ground), serta tempat berkumpulnya ikan-ikan kecil . Keunikan rumpon ini terletak pada penggunaan material atraktor hibrid , yaitu perpaduan antara daun kelapa sebagai material alami dan stripping band sebagai material sint...

Mahasiswa UNHAS Buktikan Program 1.000 Rumpon Berhasil, Produktivitas Nelayan Bulukumba Meningkat

Image
  Mahasiswa Peneliti Bulukumba – Program 1.000 Rumpon yang digagas Pemerintah Kabupaten Bulukumba kini mulai menunjukkan hasil nyata. Temuan tersebut terungkap dalam penelitian mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Muhammad Reski Hidayat , yang meneliti dampak pemasangan rumpon terhadap produktivitas perikanan di wilayah Bulukumba. Penelitian tersebut memberikan bukti ilmiah bahwa keberadaan rumpon tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penangkapan ikan, tetapi juga berperan sebagai habitat buatan yang mampu meningkatkan konsentrasi ikan di perairan pesisir. Hal ini berdampak langsung pada meningkatnya hasil tangkapan nelayan serta efisiensi biaya operasional. Menurut hasil penelitian, lokasi penangkapan yang berada di sekitar rumpon memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan daerah tanpa rumpon. Fenomena ini terjadi karena rumpon menciptakan "oasis" di laut, tempat berbagai organisme kecil berkembang sehingga menarik ikan-ikan pel...

Keresahan Nelayan Pemancing terhadap Dugaan Aktivitas Penangkapan Ikan Ilegal Berbasis Kompresor

Image
Sebagai penyuluh perikanan yang secara aktif mendampingi dan berinteraksi langsung dengan nelayan pemancing di wilayah pesisir Kecamatan Bontobahari, saya mencatat adanya keresahan yang berulang dan konsisten dari nelayan terkait dugaan aktivitas penangkapan ikan ilegal menggunakan bahan bius dengan metode penyelaman berbantuan kompresor. Keresahan ini bukan bersifat sporadis, melainkan terakumulasi dari waktu ke waktu dan disampaikan melalui laporan lisan yang masif, meskipun belum disertai bukti material yang memadai untuk dilanjutkan ke proses penegakan hukum formal. Berdasarkan pengamatan lapangan, aktivitas yang dicurigai tersebut kerap dilaporkan beroperasi di perairan Desa Darubiah, Ara, dan Lembanna. Dalam beberapa kesempatan, saya secara langsung menyaksikan keberadaan armada penangkapan ikan berukuran di atas 5 GT yang dilengkapi kompresor berkapasitas besar, ditandai dengan suara mesin yang khas dan berbeda dari armada nelayan lokal. Karakteristik kapal dan pola operasinya m...

Ekspor Ikan Perdana ke Arab Saudi Resmi Diluncurkan dari KNMP Bentenge

Image
  Bulukumba – Denyut nadi bisnis perikanan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge mulai menggeliat. Meski pembangunan kawasan belum rampung sepenuhnya, aktivitas ekonomi berbasis perikanan tangkap telah menunjukkan dampak nyata. Hal ini ditandai dengan peluncuran ekspor ikan perdana ke Arab Saudi yang secara resmi dilepas oleh Bupati Bulukumba  H.Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Kadis Perikanan Bulukumba dari KNMP Bentenge, Bulukumba. Ekspor perdana ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor perikanan Bulukumba. Sebanyak 1 ton ikan segar dikirim langsung menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggunakan mobil pendingin (refrigerated truck) milik KNMP Bentenge , untuk selanjutnya diterbangkan pada hari yang sama menuju Jeddah, Arab Saudi . Keberangkatan ekspor ini menegaskan bahwa kehadiran fasilitas KNMP Bentenge tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi langsung berfungsi sebagai penggerak ekonomi riil . Aktivitas perikanan tangkap yang se...

Penangkapan Ikan Rumpon Dasar Kasuso Stabil Empat Hari Berturut-turut

Image
Hanya Ilustrasi  Bulukumba – Keberadaan rumpon dasar Kasuso mulai menunjukkan dampak nyata terhadap peningkatan hasil tangkapan nelayan. Dalam pemantauan selama empat hari berturut-turut , nelayan berhasil mencatat hasil tangkapan yang stabil dengan dominasi ikan demersal bernilai ekonomi tinggi. Berdasarkan laporan harian penangkapan ikan yang dilakukan pada 31 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 , total hasil tangkapan nelayan di sekitar rumpon dasar Kasuso mencapai sekitar 98 ekor dengan estimasi berat 60,3 kilogram , atau rata-rata 15 kilogram per hari . Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Yusli Sandi , menyampaikan bahwa hasil ini menjadi indikator awal bahwa rumpon dasar berfungsi efektif dalam mengumpulkan ikan di perairan setempat. “Meski rumpon dasar ini relatif baru dimanfaatkan, hasil tangkapan nelayan sudah menunjukkan tren yang konsisten setiap hari. Ini menandakan bahwa rumpon mulai membentuk habitat dan menarik ikan-ikan target,” u...

Budidaya Nila Intensif Percontohan Jadi Wadah Edukasi Masyarakat di Pusat Aktivitas Bulukumba

Image
Bulukumba – Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba terus memperlihatkan kerja nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah Program Budidaya Nila Intensif di kolam terpal , yang diproyeksikan tidak hanya menopang ketersediaan pangan daerah, tetapi juga menjadi bagian dari rantai suplai Makan Bergizi Gratis (MBG) . Program ini dirancang sebagai budidaya percontohan yang dapat dilihat dan dipelajari langsung oleh masyarakat. Melalui pendekatan praktik lapangan, masyarakat tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung teknik budidaya nila intensif dengan pendampingan dari pakar budidaya Dinas Perikanan . Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Dani Susanto , menjelaskan bahwa metode yang diterapkan dalam budidaya nila intensif ini mengacu pada Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) . Seluruh aspek budidaya diperhatikan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga pemeliharaan ika...